Strategi Pembelajaran Berbasis Literasi Digital
Proses pembelajaran pada sekolah/madrasah harus diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreatifitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Untuk mencapai proses pembelajaran tersebut maka guru harus menguasai kelasnya dengan memahami segala potensi yang ada mulai dari input peserta didik, proses pembelajaran hingga evaluasi pembelajaran. Strategi pembelajaran meliputi : konsep strategi pembelajaran, strategi pembelajaran ekspositori, strategi pembelajaran heuristik, strategi pembelajaran reflektif, literasi digital, terangkum dalam strategi pembelajaran berbasis literasi digital.
Strategi pembelajaran berbasis literasi digital dapat dijadikan acuan dalam mengatasi permasalahan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah dengan berbagai macam pembelajaran online maupun offline yang ditawarkan dengan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Pelaksanaan pembelajaran online ataupun offline memerlukan kesiapan guru dan siswa untuk berkomunikasi secara interaktif dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, seperti komputer, laptop, internet, smartphone dengan aplikasi lainnya, sehingga kehadiran teknologi informasi bisa dimanfaatkan sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam membangun kemandirian belajar pada siswa.
Komentar
Posting Komentar